Tampilkan postingan dengan label Tips _ Trick. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Tips _ Trick. Tampilkan semua postingan

Menguji Kemurnian Madu

http://media.vivanews.com/images/2009/01/30/64306_madu.jpg

Banyak orang menganggap bahwa madu yang baik tidak beku saat disimpan di kulkas, sebagai tanda tidak diberi tambahan gula (sukrosa maupun fruktosa). Ternyata hal itu tidak selalu menjamin karena madu kualitas jelek juga bisa tahan di lemari pendingin.

Banyak juga orang yang meyakini bahwa madu asli tidak diminati semut. Bagaimana pun, mau berasa manis, semut akan suka. Tak jarang orang mengaitkan madu asli dengan daya ledak jika tutup botol dibuka. Padahal, adanya gas justru menunjukkan madu tersebut memiliki kandungan air berlebih sehingga terjadi fermentasi.


Intinya, madu murni dihasilkan dari lebah tanpa proses pemanasan dan kimiawi apa pun, serta tidak ada tambahan apa pun. Berikut adalah beberapa saran memilih madu yang baik, yang didapat dari produsen madu yang kebunnya berada di pegunungan Chiang May, Thailand, dan berbagai sumber.


1. Tuangkan 1 sendok makan madu ke dalam piring, lalu tambahkan air.

Ini merupakan cara paling mudah untuk menguji keaslian madu. Madu yang bermutu jelek akan segera bercampur dengan air, sedangkan madu yang baik akan bergeming. Ia hanya bakal membentuk tekstur atau corak seperti rumah lebah.

2. Tanpa buih

Bukalah tutup botol, dan periksa apakah madu mengandung banyak buih. Madu yang berkualitas baik tidak mengandung buih. Timbulnya buih menandakan telah terjadi fermentasi akibat kandungan air yang tinggi.

3. Rasanya tidak asam

Madu yang memiliki rasa asam bertanda telah mengalami fermentasi. Bisa karena kandungan airnya kelewat banyak. Selain itu, kemungkinan madu tidak ditutup rapat saat penyimpanan sehingga menyerap air dari sekelilingnya. Karena itu, madu harus ditutup secara rapat.

4. Kandungan sukrosa rendah

Madu yang berkualitas tinggi berdasarkan standar Standar Nasional Indonesia (SNI) tidak boleh lebih dari 10 persen.
sumber :http://www.kaskus.us/showthread.php?t=13442109

Flashdisk Write Protection

sobat info, kali ini saya mau share cara menghapus write protection pada flashdish. saya sudah coba format pake windows, pakai linux bahkan saya partisi lagi pake PE tetep ga bisa sob. bahkan sudah 7 software saya coba tetep aja ngak bisa. sangking frustasinya akhirnya saya nyerah. nah akhirnya setelah satu minggu saya coba masukin lagi. karna saya anggap tu flash emang dah harus diganti jadi saya langsung cabut tanpa di safety remove. sehingga flashdisk yang saya tancapin ke laptop langsung saya eject ngak di safety remove. . . nah pas kawan saya iseng2 dia colok ke laptop nya dia, eh ternyata waktu di liat di explorer, ternyata bisa di pakai lage. . . write protectonnya ilang. yes.. gak usah beli flash baru, hehe

jadi saya simpulkan untuk sobat info yang flashdishnya ada write protection berikut lngkh sederhananya sob.

1. tancapin flashdisk ke komputer
2. lalu klik kanan -> eject.
3. cabut flashdisk
4. berdoa semoga berhasil
5. bila belum berhasil ulangi langkah 1,2,3,4 dan tambah langkah 4 beberapa kali.

ok. . . semoga bermanfaat sob

Tips Berhenti Merokok

  Nah sebelum Sobat membaca lebih jauh segenap Tips-tips aneh pada posting kali ini, sobat musti punya satu hal, yaitu NIAT. Karena apapun yang dilakukan pasti dilalui dengan yang namanya niat. Sebelum sobat punya niat untuk berhenti, maka berhenti merokok hanyalah bersifat sementara. Apalagi jika lingkungan yang dihadapi setiap hari adalah lingkungan para perokok. Namun begitu, saya memiliki beberapa tips yang mungkin bisa berguna bagi yang berniat berhenti merokok tanpa harus menghindar dari para perokok.
    Banyak orang mengatakan, kalau mau stop merokok itu satu-satunya jalan adalah juga berhenti bergaul dengan para perokok. Hal ini ada benarnya tetapi tidak 100% benar. Banyak teman-teman saya yang bisa berhenti merokok tanpa harus meninggalkan tempat tongkrongannya yang berisi para perokok. Banyak juga pendapat, merokok bisa stop kalau sudah sakit.
    Hal ini juga tidak sepenuhnya benar, karena saya melihat banyak juga mereka yang sakit dan kembali merokok ketika mendapati dirinya atau merasa dirinya sehat kembali. Tak perlu ber panjang lebar berikut tipsnya
1. Jangan membawa korek api atau pemantik
Untuk merokok dibutuhkan korek api atau pemantik – kalau sobat terbiasa menyalakan rokok dengan menggesek batu atau kayu ya silakan saja. Dengan membiasakan diri untuk selalu tidak membawa korek api atau pemantik, maka kita akan susah dan berusaha meminjam ke orang lain setiap kali mau merokok.
Manfaat :
- Tidak akan bisa merokok sesuka hati, tetapi tergantung apakah ada orang di sekitar kita yang bisa kita pinjami korek api atau pemantik
- Bisa mendapat teman baru, siapa tahu orang yang meminjami kita ternyata menawarkan proyek
- Tetapi, bisa juga menjadi omongan yang tidak enak kedengarannya, "Ini orang gak punya duit apa ya? korek ajah pinjem." Tidak apa-apa, dengan begini kita akan berpikir ulang saat mau meminjam korek api atau pemantik ke orang lain
2. Hilangkan semua korek api atau pemantik di tempat tinggal kita
3. Habiskan dan jangan dibuang!
Maksudnya, jika sobat telah membeli sebungkus rokok dan belum habis karena menjalankan tips nomor 1 dan 2 . Lalu rokok sudah berasa asem karena masuk angin, sobat harus bertanggung jawab untuk tetap menghabiskannya! Ini akan membuat sobat berhitung dan berpikir untuk melakukan tip nomor 4.  
4. Membeli rokok batangan
Saran saya, belilah mulai dari setengah bungkus lalu menurun sampai pada beli satu atau dua batang. Ini harus dilakukan dengan komitmen yang kuat. Jadi sobat harus tetap melakukan hal ini walaupun sobat sedang memegang uang dengan pecahan yang cukup besar untuk membeli satu atau dua batang rokok.
Manfaat :
Sobat akan malu jika membeli satu atau dua batang rokok dengan pecahan uang di tangan yang cukup besar. Pada akhirnya sobat mungkin akan mengurungkan diri untuk membeli rokok. Dengan kata lain, hanya akan membeli rokok jika punya uang recehan.
Sobat  juga mungkin punya rasa gengsi untuk mampir ke warung hanya untuk membeli satu atau dua batang rokok. Tidak apa-apa, gengsi seperti ini justru berdampak positif bagi keinginan sobat untuk mengurangi rokok.
Nah, kalau sobat sudah berkomitmen seperti ini maka sobat juga tidak bisa membeli rokok di supermarket kan? Mana ada supermarket atau minimarket yang menjual rokok batangan J
Jika tip nomor 4 ini masih dirasa berat, silakan berhadapan dengan risiko yang ada pada tip nomor 3.
5. Berdoa terus agar rokok semakin mahal
Semakin tinggi harga rokok semakin membuat para perokok berpikir untuk membelinya. Yok, kita berdoa sama-sama
    ** sayangnya, hal ini juga bisa memancing kriminalitas
6. Membeli rokok dengan PPRUDDT
    Saya sempat melakukan hal ini yaitu membeli rokok dengan P otongan P ajak R okok U ntuk D imasukan D alam T abungan. Disarankan di masukan ke tabungan orang lain misalnya tabungan pacar atau siapa saja yang penting bukan tabungan sendiri –Tabungan saya juga boleh banget. J
Jadi, kita harus disiplin untuk selalu memasukkan sejumlah uang ke dalam tabungan sebesar X persen dari harga rokok yang kita beli. Misalnya saya menetapkan X=60% dan harga rokok yang saya beli adalah Rp. 8.000. Maka saya harus membeli rokok dengan harga Rp. 12.800 dengan rincian Rp. 8.000 untuk membeli rokok dan Rp. 4.800 untuk di tabung.
Tip nomor 6 ini untuk mengantisipasi jika doa pada tips nomor 5 tidak dikabul-kabulkan
Manfaat :
Ternyata harga untuk kebiasaan kita merokok itu jauh lebih mahal dari kebutuhan pokok yang seharusnya kita penuhi. Bahkan bisa jadi lebih mahal dari kebutuhan tersier kita
7. Cari pacar yang anti dengan asap rokok
Nah, ini penting banget dan bisa menjadi motivasi kuat untuk mengurangi bahkan berhenti sama sekali
8. Jangan membawa rokok dan korek api atau pemantik
Jadi kalau sobat mau merokok, otomatis harus minta rokok. maka sobat akan berhadapan dengan tip nomor 2. Triknya jangan lakukan secara berurut, tapi pakai strategi seperti ini:
    " Bro, permisi. Punya korek api kgk? " Lalu setelah orang itu memberikan koreknya, yang sobat harus lakukan adalah berpura-pura merogoh kantong lalu berkata, "Waduh, Sorry Bro. Punya rokoknya gak?"
    Sengaja saya tidak memasukan unsur-unsur ancaman kesehatan di sini, saya pikir semua perokok sudah tahu apa risikonya.

    Pengalaman dari yang saya lihat di sekitar saya, jarang ada perokok yang berhenti merokok karena takut akan risiko kesehatannya. Mereka biasanya cuek bahkan berani bilang " Kalau sudah takdirnya mati ya mati ." Bahkan tidak sedikit dari mereka yang sudah pernah merasakan sakit parah akibat merokok. kemudian kembali merokok ketika merasa dirinya sudah sehat

Mungkin beberapa tips di atas sedikit bercanda, hanya percaya atau tidak, saya sudah melakukan hal ini bahkan sekali-sekali melakukan tip nomor 8. Alhamdulillah saat ini saya hanya merokok rata-rata 1-2 batang sehari bahkan terkadang tidak sama sekali. Saya cukup bersyukur bisa mengubah gaya hidup dari perokok berat hingga seperti saat ini. Suatu hari kelak, dalam waktu dekat, saya yakin bisa berhenti sama sekali.
Tetap Semangat Sob... yakinlah kita Bisa
Semoga bermanfaat.

Tips Membeli HP/Gagdet Bekas

Bagi Sobat yang suka gonta-ganti HP tapi tidak dengan yang baru alias beli bekas atau second dan juga yang punya rencana suatu saat mau beli ponsel bekas sebaiknya memperhatikan beberapa hal di bawah ini :
 
1. Perhatikan Kelengkapannya


Sebisa mungkin usahakan membongkar isi ponsel tersebut. Jangan sampai isi di parts di dalamnya tidak sesuai dengan yang kita harapkan. Perhatikan baterai, charger, dan perlengkapan lainnya. Lihat pula enginenya. Jangan sampai mesinnya diganti dengan versi lainnya. Terkadang casing yang masih bagus dapat menipu untuk membayar lebih dan tidak membongkar isi ponsel.


2. Tanyakan Kondisi Baterai


Tanya dengan sopan tentang kondisi baterai, apakah masih baik dan normal atau bermasalah alias bocor. Baterai yang bocor biasanya hanya bertahan satu atau dua hari dalam posisi standby dan beberapa jam saat kondisi sering digunakan. Terkadang penjual sengaja diam agar kita tidak menurunkan harga tawar.


3. Tanyakan Garansi


Jangan lupa untuk menanyakan jaminan bahwa ponsel tidak akan rusak dalam waktu singkat. Kadang ponsel second adalah hasil perbaikan dari ponsel yang rusak yang belum tentu stabil dan lengkap fungsinya. Bila tidak ada garansi maka sobat dapat menurunkan harga tetapi akan menanggung resiko yang besar tentunya. Garansi beberapa minggu atau bulan akan lebih baik. Minta pula nomor telepon dan alamat yang dapat dihubungi. Sebelum maupun setelah  membeli. sebaiknya sobat test dulu semua fungsi dari ponsel atau pda tersebut, apakah berjalan dengan wajar dan normal. Segera hubungi yang menjual ketika adanya sebuah kejanggalan.


4. Survey Harga


Sebaiknya sobat survey dulu harga ponsel dan pda second yang berlaku saat itu. Pengetahuan kita tentang harga suatu barang akan menyelamatkan kita dari membayar lebih mahal dan harga pasar. Untuk mengetahui harga terkini dari suatu gadget, sobat dapat mengecek di koran atau media yang banyak memuat harga ponsel dan pda second seperti koran harian pos kota dan situs http://www.ponseljakarta.com


5. Curiga


Apabila ada orang yang menawar kepada sobat di jalan maupun di counter sebaiknya sobat selalu menanamkan rasa curiga. Jangan sampai membeli barang hasil tindak kejahatan atau semacamnya. Jika ternyata membeli barang milik teman  yang hilang maka urusannya bisa repot. bisa-bisa dituduh maling oleh kawan sendiri. Hmm... malah ribet urusannya. ok, sob sekian dulu info  dari saya, semoga bermanfaat ya..!
 

 
Design by Free WordPress Themes | Bloggerized by Lasantha - Premium Blogger Themes | Bluehost Review